Jumat, 28 November 2008

Bank Pertama Indonesia

Bank Rakyat Indonesia, yang nama awalnya "Hulp-en Spaarbank der Inlandsche Bestuurs Ambtenaren", yang artinya "bank tabungan dan bantuan milik kelas atas Indonesia", didirikan pada 16 Desember 1895 oleh Raden Aria Wirjaatmadja di Purwokerto, Jawa Tengah. Lihat koperasi pertama Indonesia.

Bank Negara Indonesia, BNI 46, berdiri sejak 1946, merupakan bank pertama yang didirikan dan dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Bank Negara Indonesia mulai mengedarkan alat pembayaran resmi pertama yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia, yakni ORI atau Oeang Republik Indonesia, pada malam menjelang tanggal 30 Oktober 1946, hanya beberapa bulan sejak pembentukannya. Hingga kini, tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Keuangan Nasional, sementara hari pendirian bank BNI yang jatuh pada tanggal 5 Juli ditetapkan sebagai Hari Bank Nasional.

Bank Mandiri merupakan gabungan dari Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Eksim) dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo). BBD merupakan pecahan dari BNI unit IV. BDN merupakan nasionalisai "The Nederlandsch Indische Escompto Maatschappij" pada 1960. Bank Eksim berasal dari pecahan BNI unit II yang sebagian berasal dari nasionalisasi cabang Nederlandsche Handel-Maatschappij. Nederlandsche Handel-Maatschappij beroperasi di Indonesia sejak 1826, hanya dua tahun sejak berdirinya bank tersebut di Belanda.

Bank-bank lain berdiri setelah bank-bank tersebut. BCA berdiri 15 Agustus 1955. Bank CIMB Niaga berdiri 26 September 1955. Bank CIMB Niaga merupakan hasil merger dari Bank Niaga dan Bank Lippo pada 2008. Bank Buana didirikan pada tanggal 31 Agustus 1956 dan mulai beroperasi sebagai bank umum sejak tanggal 1 Nopember 1956.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar